Kantor Imigrasi Kelas II Non Tpi Sukabumi Jl Lingkar Selatan No 7 Baros, Kota Sukabumi. gelar konferensi pers Terkait penyidikan tindak pidana keimigrasian Mohamed Hussien Wasfy , warga negara Mesir telah dijadikan tersangka karena over stay.  Pada tahun 2018 bulan Maret Hussien dideportasi dari Indonesia dan dikembalikan ke negara asalnya Mesir

Pada tahun 2019 tersangka Mohamed Hussien kembali datang ke Indonesia dikarenakan ia mempuyai keluarganya anak dan istrinya di negara Indonesia
Tersangka Mohamed Hussien kembali ditangkap karena lagi2 menyalahi dan melanggar ijin tinggalnya kembali di Indonesia (overstay).

Lebih nekadnya  pada malam penggatian tahun 2019 awal detik-detik penyambutan hari pertama di tahun 2020 sekitar pukul 06.30 WIB tersangka Mohamed Hussien berhasil melarikan diri dari Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kelas II Non Tpi Sukabumi
Tersangka melarikan diri dengan cara menyusun kursi-kursi lalu menjebol atap plafon ruangan detensi imigrasi (Rudenim).

Namun petugas berindak cepat, selang beberapa jam sekita pukul 10.00 WIB di hari yang sama juga, tersangka Mohamed Hussien kembali ditangkap di sebuah rumah kos Sutan Raja yang berlokasi di Jl Sriwijaya Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Ruangan detensi imigrasi (Rudenim) , adalah ruangan tempat penampungan sementara bagi WNA yang telah melakukan pelanggaran atas undang-  undang keimigrasian.

Di tempat yang sama, Kepala Divisi Imigrasi Jawa Barat Heru Tjondro dalam konferensi pers yang digelar oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non Tpi Sukabumi menambahkan, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi per tanggal 19 Februari lalu telah melimpahkan berkas perkara Mohamed Hussien asal negara Mesir tersebut ke Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi.

Untuk menunggu persidangan yang akan digelar oleh Pengadilan Negeri Kota Sukabumi hingga 7 Maret mendatang warga negara Mesir itu menjalani penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan