DISKUSI PUBLIK UPAYA PENCEGAHAN TUBERKULOSIS ATAU TB BAGI USIA PRODUKTIF DI YAYASAN ELBAIT CARINGIN SUKABUMI.

0

elbaittv.com – Yayasan Elbait Sukabumi, gelar Diskusi Publik berkaitan Upaya Pencegahan Tuberkulosis atau TB, bertempat di TK Alhikmah jalan Undrus Caringin Sukabumi jawa barat.n

Kegiatan diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari para ibu muda yang memiliki anak usia balita, di lingkungan TK Alhikmah Yayasan elbait kecamatan Caringin Kab.Sukabumi.

Dra.hj.Elis Nurbaeti selaku ketua Forum Jurnalis Peduli TB dan Stunting Anak ( FORUM JPTSA ) sekaligus Ketua Yayasan Elbait yang bertindak sebagai pemandu diskusi,
menjelaskan bahwa TB bisa menyerang siapapun, dari anak hingga orangtua.

Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan RI bahwa usia produktif ( 25 -34 th ) ternyata memiliki beban penyakit Tuberkulosis atau TB dengan resiko terbanyak yaitu 753 per seratus ribu ( 100.000 ) penduduk.
Oleh karena itu pemahaman mengenai Tuberkulosis, pencegahan, gejala dan pengobatannya, wajib diketahui oleh segala lapisan masyarakat.

Antusias Ibu-ibu mengikuti diskusi pencegahan Tuberkulosis

Salah seorang peserta diskusi publik, Ira Dewi Triliyanti mengatakan bahwa dirinya sangat antusias dan baru pertamakalinya mengikuti diskusi mengenai Informasi Tuberkulosis, dia merasa kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya bagi dirinya yang juga mempunyai pengalaman sebagai keluarga penyintas, Ira berharap masyarakat lebih sadar untuk bisa melakukan pencegahan dan mau berobat secara benar bila terkena bakteri ini.

Sementara itu ditempat terpisah dr.elis Sopiani selaku ketua Pencegahan dan Pengendalia Penyakit atau P2P Dinas Kesehatan Kab.Sukabumi menyatakan bahwa tahapan penting untuk mengedukasi masyarakat adalah dengan memberitahu cara pencegahan penyakit Tuberkulosis atau TB, antara lain tetap memakai masker, menjaga asupan nutrisi, lingkungan yang sehat, serta segera periksa ke layanan kesehatan apabila batuk lebih dari 14 hari.

Sumber: elbait News

Artikulli paraprakEMBAT DANA DESA RATUSAN JUTA KADES KABANDUNGAN SUKABUMI DICIDUK
Artikulli tjetërBUYA SYAFII MAARIF ALAMI SERANGAN JANTUNG RINGAN SEBELUM AKHIRNYA MENGHEMBUSKAN NAFAS TERAKHIR.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini