PLAT NOMOR HITAM KENDARAAN AKAN DIGANTI PLAT NOMOR PUTIH MULAI BULAN JUNI INI

0

elbaittv-Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor yang selama ini berwarna hitam dengan tulisan putih, kini secara bertahap akan di ganti dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor ( TNKB ) Atau Plat nomor Putih dengan tulisan hitam. Pergantian ini diberlakukan untuk seluruh jenis kendaraan.
Pergantian plat nomor ini disesuaikan dengan masa berlaku TNKB lima tahunan, yang akan diawali dari plat nomor yang habis masa berlakunya. Adapun bagi kendaraan yang TNKB nya masih berlaku, belum perlu menggantinya.

Perubahan ini berdasarkan pada Peraturan Kepolisian Nomor 7 tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor pasal 45, bahwa plat nomor untuk kendaraan bermotor perseorangan, badan hukum, PNA, dan Badan Internasional akan berubah menjadi warna putih dengan tulisan hitam.

PERSYARATAN

Untuk mengganti plat nomor kendaraan pribadi Anda menjadi plat warna putih cukup mudah. Yaitu bagi mereka yang akan memperpanjang STNK cukup mengunjungi Samsat dengan membawa persyaratan sbb.:
1. KTP asli dan fotokopi
2. STNK asli dan fotokopi
3. BPKB asli dan fotokopi.

BIAYA

Adapun Biaya yang harus dikeluarkan untuk mengganti menjadi plat nomor putih adalah:
Kendaraan roda dua: Rp 100.000,- (biaya perpanjangan STNK) + Rp 60.000,- (biaya cetak TNKB) = Rp 160.000,-
Kendaraan roda empat: Rp 200.000,- (biaya perpanjangan STNK) + Rp 100.000,- (biaya cetak TNKB) = Rp 300.000,-

Selain biaya tersebut, pemohon juga dikenakan biaya asuransi sebesar 23 ribu rupiah hingga 35 ribu rupiah tergantung jenis kendaraannya.

Perubahan warna ini diberlakukan sejalan dengan diterapkannya Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau Tilang Elektronik. 

Selama ini, warna dasar hitam dengan tulisan warna putih menyebabkan nomor plat kendaraan sulit untuk terekam dalam kamera pengawas secara jelas. Dengan perubahan warna menjadi warna putih dengan tulisan hitam, diharapkan plat nomor kendaraan dapat terekam dengan jelas dalam kamera.

Ditambah lagi, plat nomor kendaraan yang baru akan dilengkapi dengan chip RFID (Radio Frequency Identification Device). Hal ini memudahkan identifikasi pelanggar peraturan lalu lintas melalui chip pada plat nomor kendaraan tersebut.

Teknologi RFID dibalik pergantian plat warna nomor
Apasih sebenarnya RFID itu?
RFID adalah teknologi untuk mengambilan data dan melakukan indetifikasi jarak jauh menggunakan barcode atau magnetic card melalui gelombang elektromagnetik. Agar dapat bekerja, RFID membutuhkan tag (label) dan reader (pembaca label). Label dalam konteks di sini adalah chip yang dipasang dalam plat nomor kendaraan. Label berisi dengan informasi mengenai kendaraan dan pemilik kendaraan. Sedangkan, reader atau pembaca label adalah alat yang berfungsi untuk mendeteksi label dengan cara memancarkan sinyal pada label kemudian menangkap pantulan sinyal dari label tersebut. Tergantung jenisnya, pembaca label ini dapat membaca label dari kejauhan hingga 600 meter.

Mudahnya cara kerja RFID ini seperti mesin pendeteksi pencurian di supermarket. Begitu melewati pintu gerbang, barcode barang yang belum dibayar akan terdeteksi sehingga mesin akan mengeluarkan suara. Kalau aplikasinya di jalan, begitu RFID mendeteksi adanya pelanggaran, informasi kendaraan dan identitas pemilik kendaraan akan langsung terekam dalam Tilang Elektronik.

Penerapan lain untuk RFID
Kedepannya teknologi ini diharapkan dapat diterapkan untuk parkir elektronik dan pembayaran Toll tanpa hambatan alias tidak perlu tap kartu lagi.

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Kenali Teknologi di Balik Plat Nomor Putih”, Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/melina9601/6298187953e2c36a00143e02/kenali-teknologi-dibalik-plat-nomor-putih?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter

Artikulli paraprakKABUPATEN SUKABUMI RAWAN TUBERKULOSIS, INI PENYEBABNYA.
Artikulli tjetërBUDI ZABUR, PENGUSAHA MILENIAL SUKABUMI SIAP SUPPORT PAGUYUBAN PASUNDAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini