elbaittv.com- Mulai dua pekan kedepan, masyarakat yang mau membeli minyak goreng harus menggunakan NIK atau aplikasi Peduli Lindungi, hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Berikut adalah hal – hal yang terkait kebijakan baru yang disampaikan menteri Luhut:

1. Harga Eceran Tertinggi (HET ) Minyak Goreng Curah

Harga Eceran Tertinggi Atau HET Minyak goreng curah adalah Rp14 ribu per liter atau Rp15.500 per kg di pengecer yang terdaftar resmi dalam program Simirah 2.0 dan juga melalui Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE) yakni Warung Pangan dan Gurih

2. Maksimum Pembelian

Pembelian minyak goreng curah dibatasi maksimal 10 kg untuk 1 NIK per hari, sehingga dimungkinkan masyarakat akan tercegah untuk belanja dan menyetok melebihi kebutuhannya.

3. Syarat Pembelian Minyak Goreng Curah

Apa saja syarat pembelian minyak goreng curah?

Menurut Luhut Binsar Panjaitan atau akrab dengan sebutan LBP, “Masyarakat harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan NIK, untuk bisa mendapatkan Minyak Goreng Curah atau MCGR dengan harga eceran tertinggi (HET),” paparnya.

Penggunaan PeduliLindungi sendiri disebut sebagai alat pemantau dan pengawasan di lapangan untuk mengantisipasi adanya penyelewengan yang dapat menyebabkan terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng.

4. Tata Cara Belanja Minyak Goreng Curah

Dikutip dari Kompas.com (25/06/22)
Berikut adalah cara membeli Minyak Goreng Curah atau MGCR dengan aplikasi PeduliLindungi:

– Masyarakat datang ke toko pengecer yang menjual MGCR

– Scan QR Code yang terdapat di pengecer

– Perhatikan hasil scan QR Code yang terdapat pada aplikasi PeduliLindungi

– Apabila hasil scan menunjukkan warna hijau, berarti dapat membeli MGCR

Namun, jika berwarna merah tidak dapat membeli MGCR

Selain menggunakan aplikasi PeduliLindungi, masyarakat juga dapat menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk melakukan pembelian MGCR.
Berikut adalah caranya:

– Tunjukkan KTP pada pengecer

Pengecer akan mencatat NIK yang tertera pada KTP pembeli

Setelahnya, masyarakat dapat membeli MGCR

Masyarakat dapat mengetahui informasi mengenai letak penjual MGCR di masing-masing wilayah melalui website www.minyak-goreng.id.

Untuk menyebarluaskan informasi terkait transisi sistem baru ini kepada masyarakat, Luhut juga telah membentuk Task Force yang akan menyediakan berbagai saluran informasi untuk melayani pertanyaan ataupun keluhan yang muncul dari masyarakat berkenaan dengan pembelian Minyak Goreng Curah, sehingga diharapkan, masa sosialisasi dan transisi berjalan maksimal.

Masyarakat juga dapat mengakses segala informasi terkait sosialisasi penjualan dan pembelian Minyakngoreng curah ini melalui instagram @minyakita.id dan juga website linktr.ee/minyakita.

“Saya ingin nantinya distribusi bisa dipastikan berjalan hingga ke level terbawah. Jangan sampai ada daerah yang tidak mendapatkan minyak goreng curah rakyat ,di bawah kebutuhannya. Tapi ini semua masih akan membutuhkan waktu,” tegas Menko Kemaritiman dan investasi tersebut.

Editor (EN).

Artikulli paraprakGELAR KEGIATAN PEMBAHASAN MATERI REVISI TERBATAS UU ITE, PD IWO KABUPATEN SUKABUMI LIBATKAN TEAM ADVOKAT
Artikulli tjetërPEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR JABAR TAHUN 2022

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini